Langsung ke konten utama

Durian, baumu semerbak

Ceritanya saat event studyTour sma kelas 10 dulu..

Saya ko sudah kenal k Nenin ya??😕

#lupa kan pertama kali kenal 😅

Pasalnya saat itu doi udah berani ke rumah malem2 ..
Bawa setoples (berbentuk hati) ,  biskuit coklat warna warni (merk Large's)
Dan 2 buah , Durian montong😍😍
(Baru saja saya konfirmasi tadi dimana doi beli.. ternyata beli di alun-alun Pemalang..)

Asal belinya, beliau dapat uang dari hasil 'kerja' nya jaga warnet, dan jual program kasir ke tokonya orang cina di Pekalongan..

**
Jadi si durian ini satu kita makan berdua dan keluarga,,  dan satunya dipeseneni doi buat dibawa ke Bali..

Wohohoho jadi saya bijiin tuu durian.. dimasukinke plastik dan ke toples dan ke plastik lago dan ke dalam tas..

Fyi: saya adalah 'penikmat' durian.. bukan pemakan yaa.. 🍸🍷 jadii.. dg saya yg penikmat ditambah ini pemberin si dia.. jadii makin sayang lah diri ini untuk memakannya.. 😅

**

Lanjut lah kami (saya dan teman seangkatan) masuk ke bus untuk perjalanan ke surabaya( tempat penyebrangan ke pulau bali)

Saya duduk di deretan kursi 3..
Saya, erni pujiati dan Rima Ilma regit laitar

Sepanjang perjalanan.. rima sibuk menggambar di kertas kecil panjangnya..

Ternyata ia menggambar perjalanan kami hari itu.. ada gambar kami bertiga di salah satu lembar lipatan lertas kecilnya..
( Kadi kaya mini kartun gitu.. )

Gambarnya bagus bangeet.. 😍😍😍

***

Daan semerbak bau firian mulao tercium 😅<--  kenapa pakai emot ini?
Mestinya kan 😍 ya , krn saya suka .. tapiii saya pakai emot 😅 karena ada kasus saat bau durian mulai memenuhi isi ruangan bus AC saat itu... Hihihihi..

Daaaan supir busnya mabok saudara-saudara😅😅😅

Beliau marah.. dan meminta yg bawa durian agar dihabiskan atau dibuang.. 

Dasar saya bukan orang yg gampang patuh sama 'orang lain'

Heem.. makan sa akalim sedemian rupa agar iti durian tetap utuh dan tidak dibuang..

Aman lah itu durian..

Lalu masih berlanjut di hotel malam itu yang kemudian saya sadari seisi tas sudah beraroma durian.. dann seketika itu juga kamar hotel berbau durian..

Oooh (baru tau saya , ternyata saat itu Erni merasa tak nyaman dg bau nya.. , ini saya tau saat kemarin main ke rumah Erni di Tegal 2017, setelah saya sudah punya 3 anak . Dia 1 anak, yuli 1 satu anak.. dan cithu masih dalam penantian menimang dede bayi.. )

Wuah wuah wuah dahsyat sekali kau durian..
.**

Maka hari ini saya baru berfikir.. apakah itu berarti memakan durian bisa dikategorikan makruh?😮

Ciakar, 11 September '17 12:47
#MySelf
#bundaLazera
#ODOPfor99days
#Day5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠šŸ”RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKANšŸ” oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...