Langsung ke konten utama

Langit yang Tangguh

Ramadhan 1439H ini usia langit 4th..
Alhamdulillah sudah ikut sahur diwaktu mendekati imsak .. Dan ikut berpuasa selama full 1 bulan ramadhan...durasinga dari subuh hingga Dzuhur..

Pernah sekali ia hingga ashar
Lalu lebih dari 3 kali ia berazam mau puasa hingga maghrib.. Meski kemudian tetap tergoda berbuka di waktu dzuhur..


Heemm jam crowdednya langit adalah di jam 9 dan jam 11.45.. MasyaAllah...




Lebih dari 2x ia hanya saum seteguk air kemudian berniat.puasa..

Dan sekali ia tak ikut sahur dan tetap tuntas puasa hingga dzuhur..

MasyaAllah..

Yg berkesan lainnya adalah malam ini, ketika ikut sholat dg budhenya ( budhe mufi) krn bunda yg sedang haid..

Krn aktifnya langit.. Sampai sampai saat ia bergerak ingin mengambil posisi di sebelah kanan bidhenya dari sebelah kiri budhe.. Ia terjatuh... Hingga merintih kesakitan sambil memegang paha kirinya.. Lalu merangkak dari depan budhe sampai samping budhe.. Huhu hati ingin membantu krn melihat langit kesakitan.. Namun posisinya bunda sedang mengajak a'yun / hasna..

Lalu ia menuruti ajakan budhenya untuk bangkit menjadi makmum.. Ya Allah bunda tau langit tak akan menangis ataupun merintih jika memang tidak terlalu sakit banget... Ya Allah.. Bubda lihat langit mengikuti gerakan sholat sambil tangannya tetap memegang paha kirinya..


Wuah.. Hati bunda makin baper...

Ya Allah kuatkan langit..

Dan ia selesai sholat.. Alhamdulillah..

Aha.. Ada moment pasca sholat maghtib yg ternyata diminati lazera.. Yaitu hafalan surah2 ...

Yg berhasil dikenalkan mba mufi di h-3 ied fitri kemarin..

Wuah.. Semoga bunda bisa meneruskannya..

Bunda melihat moment itu dan melihat ketertarikan lazera hari ini.. Meski kemudia dirusak dg penolakan k nisa.. Tapi bunda tetap melihat ketertarikan lazera..

Ya Allah izinkan hamba membiasakan kebaikan ini.. Aamiin...

Hem selain ketangguhan fisik langit..

Otaknyapun Allah buat sedemikian cerdas..
Hanya dg mengikuti bacaan bacaan doa .. Langitpun kemudian hafal dan bisa

Dari urutan wudhu
( disini saya bersyukur mengenalkan cara wudhu yg benar sejak awal.. Bukan hanya sekedarnya saja , misal membasuh tangan tanpa sampai siku))


Hafal doa berbuka, dan niat berpuasa
Barakallah nak..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠šŸ”RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKANšŸ” oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...