Langsung ke konten utama

Aplikasi Lari Peningkat Produktivitas

2 Pekan ini InsyaAllah akan diisi dengan peningkatan Produktifitas, 

Untuk menjawab tantangan terakhir dikelas Bunda sayang, tantangan ke 12 yaitu:
Mencoba aplikasi/teknologi yg bisa memudahkan dalam :
🌼 Mendidik/ memantau perkembangan anak

🌼 Manajemen diri/ anak/ keluarga

🌼 Meningkatkan produktivitas

🌼 Menambah amalan ibu agar bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang

Dan me review nya

Maka
Hari ini,
Senin,  29 oktober 2018
Saya mencoba aplikasi Nike Run Club / Nike+

Yup, meski jenis aplikasi ini adalah kesehatan Dan kebugaran,  bagi saya ini aplikasi yg juga mampu memberi efek meningkatnya produktivitas.  Krn dg sehat lah kita akan lebih mampu memberi manfaat yg lebih 💯

Jadi mari berolah raga

Kenapa NRC ini recommend-ed adalah kita akan 🎯merasa ada teman saat lari krn memang bisa saling menyemangati diantara para pengguna Nike+ ini
🎯ada program latihan yg disesuaikan banget untuk kita yg dibuatin oleh pelatih professional juga
🎯kita juga bisa dengerin lagu saat lari
🎯oh ya si Nike+ juga ngomong di saat saat tertentu , misal saat berhenti Lari sejenak Maupun saat melanjutkan
🎯Ada perkiraan kalori yg sudah dilepaskan
🎯heem ada juga catatan aktivitas lari kita
🎯tantangan yg Akan kasih badge yg bisa Jadi pengingat kita pernah melewati itu, 💖
🎯yang paling serunya lagi sih tadi,  saya bisa sekaliah menulis diary Saat menulis Catatan Di akhir latihan
🎯plus photo photo yaa

Heem
Semoga bisa terus menikmati aplikasi ini konsisten paling tidak 1bulan ini,  sesuai bajad data yg sengaja dianggarkan untuk menikmati aplikasi ini. .

Meski N+ juga bisa dinikmati tanpa mengaktifkan GPS..  Alhadulillah Saya bisa mencoba yg full gps

Semangaaaat..

#untukMengsyukuriNikmatSehatDariAllah
#untukCantikCerdas
#untukYangSayaSayangi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

Si dia Tak suka Durian

Jadi setelah 6th pernikahan kami.. baru diakuilah bahwa saya bukanlah cinta pertama nya.. (yg masih hidup) Ada dia.. yg memang sejak awal sudah saya rasakan bahwa suami ada hati.. tapi memang tak pernah diakui.. Setelah diakui dan diyakinkan akan sebuah hakikat.. Maka itu sudah bukan masalah lagi.. Dan kemudian saya pun mengetahui bahwa si dia tak suka durian.. Wuahahaha .. benar2 busa lucu berat jika Allah menyatukan kami bertiga.. Suami akan memiliki 1 wanita yg penikmat durian.  Dan 1 lagi wanita yg tak suka durian..  Banten, 11 September 2017 12:57wib #ibuJugaGaSukaDurian #CeritaLucuAtauCeritaPerih ?? #MyHeart #bundaLazera #ODOPfor99Days 2017 #Day6

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠🏡RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN🏡 oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...