Langsung ke konten utama

Apa saja yang bisa dibeli dengan WAKTU ?

Percaya dong..  Kalau semua hal di dunia ini bisa dibeli pake WAKTU dengan izin Allah tentu saja. .
Yup semuanya..
Mulai dari
Cinta
Ilmu
uang
Kesehatan
Bahkan amal sholeh
.
.
Ekstrim ya..  Sebegitu berharganya WAKTU
sampai ada film yang berkisah tentang waktu yang bisa jadi alat jual beli 😱,  yaitu film in time

Terus??

Terus tulisan ini ceritanya mau review nih aplikasi yg InsyaAllah  bisa:
1. mengingat waktu yg amat berharga itu...
2. Membatu menfaatkan waktu tersebut dengan baik..  Baik dg suara adzan maupun tampilannya yg berwarna hijau
Dan dia bernama :

Dan selain berupa aplikasi,  muslim pro juga bisa dinikmati di web:

Lalu ada 3 kelebihan jika kita mendaftar sbg member di muslim pro ini, yaitu :
Selebihnya sama. 
Kita bisa mengetahui kapan waktu sholat di saat kita dalam perjalanan atau di tempat yg jauh dari masjid. 

Alhamdulillah.. Allah selalu membantu (kita,  untuk selalu mengingatnya,  bersabar,  dan beribadah dengan baik)  kpd mereka yg meminta.

Berikut beberapa fitur yg ada di muslim pro:





Selalu semangat kawan
Berminpilah/membuat visi/tujuan
Tulis visimu
Fokus dlm bidang 1 bidang itu
Tentukan prioritasnya
Buat misi/target target dg jelas , sesuaikan dg realitas dan obsesi lalu susun strateginya (mulai kurangi waktu tidur juga y)
Lalu konsisten lah. 

Gunakan aplikasi muslim pro ini untuk menjadi salah satu pengatur, dan pengingat akan berharganya waktu yg kita miliki. 

#AkuSemangat
#UntukMengsyukuriNikmatSehatDariAllah
#untukCantikCerdas
#UntukYangSayaSayangi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

Si dia Tak suka Durian

Jadi setelah 6th pernikahan kami.. baru diakuilah bahwa saya bukanlah cinta pertama nya.. (yg masih hidup) Ada dia.. yg memang sejak awal sudah saya rasakan bahwa suami ada hati.. tapi memang tak pernah diakui.. Setelah diakui dan diyakinkan akan sebuah hakikat.. Maka itu sudah bukan masalah lagi.. Dan kemudian saya pun mengetahui bahwa si dia tak suka durian.. Wuahahaha .. benar2 busa lucu berat jika Allah menyatukan kami bertiga.. Suami akan memiliki 1 wanita yg penikmat durian.  Dan 1 lagi wanita yg tak suka durian..  Banten, 11 September 2017 12:57wib #ibuJugaGaSukaDurian #CeritaLucuAtauCeritaPerih ?? #MyHeart #bundaLazera #ODOPfor99Days 2017 #Day6

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠🏡RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN🏡 oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...