Langsung ke konten utama

Tantangan Pertama di Kelas Bunda Salihah Institut Ibu Profesional

 Alhamdulillah, rasa tak percaya sudah sampai di kelas bunda salihah,, kelas terakhir yang ada di institut Ibu Profesional, kelas yang dulu terasa amat jauh karena tiap selesai kelas saya merasa lulus dengan low energy ending dan inginnya ngulang lagi. kelas yang berisi ibu ibu super yang sudah pada selesai dengan masalah dirinya (sdangkan saya belum,,, huhuhu) dan kelas yang amat sayang jika saya harus keluar dengan tidak terhormat, amat sayang karena ternyata dikelas inilah yang ditunggu2,, kelas yang ternyata juga inti rahasia kehidupan diungkap,,, kelas yang semoga bisa jadi kelas pertama yang saya bisa  lulus dengan hight energy ending , semoga benar benar bisa,,, 


di masa orientasi kelas bunda shalihah , kami diinformasikan berbagai hal , salah satunya adalah tema atau game yang akan kita nikmati permainannya bersama disini bertajuk ibu pembaharu, pusatnya ada di www.ibupembaharu.com 

masuk ke materi perdana,,, ada informasi yang tak kalah wow,, bahwa 6bln kedepan adalah inti dari pola pembelajaran ibu Septi Peni Wulandani selama 14th sebagai ibu pembaharu, ibu yang belajar agar dirinya bisa bermanfaat untuk dirinya , keluarga juga lingkungannya, disini saya malah menyebutnya ummat,,, 

yup, setelah kelas kelas sebelumnya ibu mengajarkan bagaimana mencintai apa yang kita sukai (passion),, sekarang kita belajar mencintai apa yang sedang kita hadapi.

dan hal dasar yang dipelajari adalah mencari tau masalah riil kita dan menjadikannya tantangan yang harus diselesaikan.

so, inilah hasil perenungan saya ,, Bismillahirrohmanirrohiim

- apa saja masalah saya -
aslinya kalau ditulis semua g mungkin,, he
namun, bukankan masalah itu salah satu bentuk cinta Allah pada kita   ;)

- bagaimana saya tau kalau ini masalah saya ? -
yup, karena amat mengganggu dan berulang, artinya ini belum selesai
/ efek terlalu cuek, atau maunya enaknya sendiri alis kurang syukur /

- bagaimana saya tau kalau masalah saya sudah selesai -
nah ini, udah ga peduli lagi bakal terlihat seremeh apa buat ibu yang lain, krn ini yangsekarang saya rasa akan menjadi goal terbesar saya , yang semoga dalam kurun waktu 6 bulan saya bisa mewujudkan nya alias menyelesaikan masalah terbesar saya saat ini, 
tolong kuatkan hamba ya Allah... mampukan.

- Problem Statement -
lets do this wahai diri, yang usianya entah tinggal berapa hela nafas lagi!!!


-analisa akar masalah-
ini aslinya dibantu sama suamiku tercinta yang ahli banget dalam hal evaluasi,, makasih ya kak
alhamdulillah....



Alhamdulillah sebuah masalah telah ditemukan dan telah terpatri untuk saya selesaikan, insyaAllah


semangaaat





ssst,apakah ini akan jadi start dari "ibu pendidik" ? 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review NHW#9

Program Matrikulasi IIP Batch #2 Sesi #9 BERUBAH ATAU KALAH Barang siapa hari ini LEBIH BAIK*dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang *BERUNTUNG Barang siapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah term I long orang yang MERUGI dan Barang siapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA" – HR Hakim Berubah adalah sebuah keniscayaan bagi kita semua, karena kalau anda tidak pernah berubah, maka sejatinya kita sudah mati. Maka dengan membaca Nice Homework #9 ini, kami bangga dengan banyaknya ide-ide perubahan yang sudah teman-teman tuangkan dalam tulisan. Kebayang tidak, andaikata dari seluruh peserta matrikulasi Ibu Profesional ini menjalankan langkah pertama perubahan yang sudah dituangkan dalam ide-ide di NHW#9, akan muncul berbagai perubahan-perubahan kecil dari setiap lini kehidupan. Andaikata hanya 10 % saja yang berhasil menjadikan ide perubahan ini menjadi sebuah gerakan nyata, maka sudah ada sekitar 100 lebih perub...

Semua anak adalah bintang

_Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang sesi #7_ *SEMUA ANAK ADALAH BINTANG* Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering “membanding-bandingkan” pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.   *BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN* Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, ✅ “ *Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?*" bukan dengan kalimat  ❌ “Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?” ❌ ”Mengapa kamu tidak seperti adikmu?”  Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan “ _mental jawara_” anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya....

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...