Langsung ke konten utama

cara Allah membuatku jatuh cinta lagi denganmu

Sayang... setelah 7th masa pernikahan kita,,, baru pernah bunda menyadari bahwasannya bunda mudah jatuh cinta,,, 

deretan masa lalu yang membuktikannya,,, 
namun kau begitu baiknya memberi cinta yang seolah satu itu,,,

saat terungkapnya cinta sejati itu pun tak begitu saja membuatku tak mencintaimu,,, Allah begitu baiknya,,, membuatku jatuh cita lagi dan lagi kepadamu,,, bahkan disaat marahmu sekarang ,,,,
cinta itu nyata Allah ukir dihati bunda,,, 

sering ,,, sering, bahkan terlalu sering bunda menanyakan apasih buktinya ayah cinta bunda/... (ini pertanyaan di 5th pernikahan kita ya yah,,, Aah  ayah pasti tak tau pasti,, tapi bunda tau,,,, 2 tahun terakhir bunda hampir tak pernah menayakan ini ,,,

yah,,, 2th terakhir adalah waktu dimana bunda melihat cintamu dg begitu nyata, namun sebaliknya ternyata ayah yang mempertanyakan cinta bunda ya? :D ,,,

kesalahan demi kesalahan bunda lakukan,, bahkan kesalahan yang jika istri orang lakukan maka kemungkinan terbesarnya adalah sang suami menceraikannya,,, tapi kau tidak,,,, 


mudahnya bunda mentaatimu , membuat bunda memilih bersamamu ..


dulu,,, bunda cinta ayah y karena ayah sayang ke bunda...

tapi ternyata bunda salah .... 
mestinya cinta bunda ke Ayah karena Allah,,,, Allah

maka Allahpun membuat 
bunda mudah takut akan murkaNya,,, dan berharap ridhoNya..

maka sesungguhnya bunda ingin selalu memberi yang terbaik untukmu , seperti ayah ingin selala memberi yang terbaik untuk bunda,,,,

namun benar saja jika bunda menyukai yang mudah, dan Alhamdulillah dengan sabar ayah mengajari bunda menghadapi kesulitan tuk menikmati kemudahan yang jauh lebih mudah yang belum pernah bunda rasakan..


kau mengajariku untuk MENGHARGAI yup ini pr besar bunda saat ini darimu

setelah pr BERBAGI, pr BERFIKIR, terlewati (hehehehe)

Trimakasik ayah,,,

Allhamdulillah..

================================================================

ingin tau jawaban ayah? klik disini
jawaban selanjutnya #NHw3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠🏡RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN🏡 oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...