Langsung ke konten utama

Anakku suka nge... Game

Lazera dikenalkan dg game saat ramadhan di rumah eyang tahun ini.. 

Cara ini efektif  membangunkan lazera saat sahur tiba. . Meski mereka tidur larut malam... 

Nah dari sejak dikenalkan..  Timer pun sudah dibuat..  Meski berganti2 tekniknya. . Dari yg bangun dapat sekian menit..  Berbuat baik dapat sekian menit..  Lalu berubah menjadi tiket game sekian menit..  Lalu berubah dg dapat uang dan membayar untuk  bisa memainkan game sekian menit.. 

Heemm sempat banget dapat teguran dari sang ayah. . Kekhawatiran akan bahaya game dan parahnya kekhawatiran pengkultusan game ini..

Sahur krn agar bisa nge game. .. Berbuat baik agar dapet pamrih dsb..  Sereem

Maka evaluasi lagi..  Saat evaluasi tantrum juga tak terhindarkan..  Bukti kecanduan sudah menyerang..  Kenapa krn bundanya pun tantrum dan mengambil keputusan lepas dari game secara mendadak.. 


Jadi selesai ramadhan .. Selesai pula drama game.. 

Tapiii sore ini ayah ngenalin game di komputer.. 

Wuih..  Apakah gerangan sebabnya.??

Awalnya langit ingin memakai komputer yg ternyata sedang di pakai ayah.. 

Maka dg awal mundur dan diingatkan bunda akan rizki pita suara yg ia miliki..  Langit pun berabi berbicara..  Sempat mundur lagi..  Lalu bunda ingatkan akan rizki kepandaian ( berlogika) dan rizki keberanian seorang anak muslim

Maka langitpun berani berbicara dan berdiskusi berdua saja dg sang ayah dikamar.. 

Wuih. Sorenya bunda baru tau tuh ada game yg saya yakin bisa mencerdaskan lazera.. 

Hihi meski sekarang  bunda sendiri belum tau game apa?  Namun dari suara diakusi lazera dan sang ayah..  Level a-z sudah bisa ditebak lah ya..  Ini game yg menantang buat lazera.. 


Hihihi selamat menikmatinya nak.. 

Hasil kreatifitas berbicaramu dari keberanian besarmu.. 


#AksiLangit
#langit4yo
#harike10
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review NHW#9

Program Matrikulasi IIP Batch #2 Sesi #9 BERUBAH ATAU KALAH Barang siapa hari ini LEBIH BAIK*dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang *BERUNTUNG Barang siapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah term I long orang yang MERUGI dan Barang siapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA" – HR Hakim Berubah adalah sebuah keniscayaan bagi kita semua, karena kalau anda tidak pernah berubah, maka sejatinya kita sudah mati. Maka dengan membaca Nice Homework #9 ini, kami bangga dengan banyaknya ide-ide perubahan yang sudah teman-teman tuangkan dalam tulisan. Kebayang tidak, andaikata dari seluruh peserta matrikulasi Ibu Profesional ini menjalankan langkah pertama perubahan yang sudah dituangkan dalam ide-ide di NHW#9, akan muncul berbagai perubahan-perubahan kecil dari setiap lini kehidupan. Andaikata hanya 10 % saja yang berhasil menjadikan ide perubahan ini menjadi sebuah gerakan nyata, maka sudah ada sekitar 100 lebih perub...

Semua anak adalah bintang

_Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang sesi #7_ *SEMUA ANAK ADALAH BINTANG* Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering “membanding-bandingkan” pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.   *BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN* Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, ✅ “ *Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?*" bukan dengan kalimat  ❌ “Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?” ❌ ”Mengapa kamu tidak seperti adikmu?”  Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan “ _mental jawara_” anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya....

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...