Langsung ke konten utama

Tantangan Meringkas dimata bundanya anak HS

Bongkar isi keranjang..
Bak diminta mengambil inti sari dari sebuah bacaan 😱

Terlihat horor buat saya,

Tapi di Bunda cekatan, horor bisa jadi menyenangkan , krn banyak teman seperjuangan.


Terus terang saja bunda g banyak makan juga g banyak jajan.

Krn masalah bunda adl bukan di hausnya ilmu. Tapi haus praktek.

Naah.
Mantap masuk keluarga Portofolio anak. Jelas krn tercerahkan oleh sesi dongengnya mbak Ika, yg ngobrolin portofolio anak.

Iya. Ini kebutuhan ku.

Sampai setelah 1 pekan saja di kelas portA (nama keren keluarga portofolio anak) , saya melirik keluarga Homeschooling krn sesi GoLive nya kelas 24H School😂

Jadilah bergabung disana
Yg merupakan pertemuan pertama dg keluarga HS secara online. Wow.. Iya ini loch saya sedekat ini dg praktisi2 HS.

Mungkin sehaus itu pula anak2 ingin bertemu dg sesama pelaku HS.

Dan dipekan itu pula saya berkumpul dg praktisi HS secara offline..

Bertajuk master mind HS.

Yg ternyata insight nya g jauh beda dari proses buncek yg sedang dijalani.

Menemukan 1 saja masalah yg ingin diselesaikan.

==

Sempat down juga ketika banyak praktisi Hs yg g pentingin portofolio..

==

Namun dipekan saling memberi hadiah,

Saya menemukan insight yg amat berharga..

==

Bahwa kenapa saya pilih ber HS, lalu kenapa saya memilih berfokus kpd portofolio anak?


Karena saya ingin memanfaatkan sisa waktu hidup saya di dunia ini dg lebih maksimal.


Tak membuangnya dg hal2 yg asal asalan lagi.

Cukup lah. Cukup 5th berHS saya bercuek ria.

Kini saatnya bergerak.

Ya. Mungkin begitu akutnya sakit cuek saya. Sehingga saya harua try try try and try

Maybe akan ada eror disana. Tapi saya akan pastikan, kalau saya akan try againt selama nafas ini masih Allah ridhoi saya pakai.


Alhamdulillah

Ilmu bahwa portofolio itu ya mulainya dari sekarang mbak.. 😆

Bersama mereka, dan catatlah.

Evaluasi di akhir pekan..
Kumpulkan lagi

Akhir bulan pilih yg the best nya mungkin
Lalu Evaluasi lagi



Bagaimana untuk evaluasi??
Jika itu sebuah proyek. Maka buat standar yg bisa dihitung


==
Ilmu bahwa kita semua punya fasilitas.

Setiap kekurangan , disekelilingnya pasti ada kelebihan.


Iya, tak ada komunitas HS dekat rumah?

Buat aktifitas sendiri aja,


Iya, tak ada uang untuk mbuat proyek keren?

Bernafas panjanglah sejenak, maka akan ketemu sebuah proyek seru.. Atau mungkin beribu proyek seru tanpa uang.


===

Yakin g banyak makan?

Iya,,
Pekan ini saya mulai berusaha dg sangat keras kembali untuk mengeliminasi ilmu/ makanan yg tak saya inginkan, meski amat menarik.

Krn ilmu2 itu ada di keluarga portA dan 24H school.

Triknya.

Seperti yang ibu septi minta saat ini.

Tuliskan ilmu2 yg telah didapat. Kelompokan.

Dan ini masih loading bu. Belum selesai.

Masih terusik justru saya inginnya tulis cemilan2.

Lalu saya buang dech chat2 cemilan itu.

Nah baru dech tinggal yg utama utama..

Hee..
Tapi lagi. Ini masih belun rampung.


Mohon maaf ya bu.
Juga maaf ke diri.

####
Baik
Lanjut ke Refleksi Belajar

1. Apakah belajarnya sudah sesuai peta??Sebenarnya sudah cukup sesuai, jika berkelana dg lebih fokus lagi😅
2. Banyak makan utama, atau nyemil?
Banyakan cemil (padahal ada dikeluarga yg dibutuhkan), krn referensi banyak yg untuk usia under 6th. Yg itu bukan makanan utama saya.. Dan memang up 6th cukup dg banyak aktifitas yg bisa jadi kebutuhannya sangat unik. Berbeda dg yg under 6th.
3. Yang membuat bahagia belajar di hutan pengetahuan adl saling berbagi pengalamannya 😍 bukan hanya teori.
4. Strategi belajar yg berhasil?
Nonton go live  (meski lebih enak dengerin aja😅)
Lalu praktekin.



###
Yeay.. Izin lanjut merangkum materi ya bu. InsyaAllah saya buat jurnalnya sendiri 😌

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review NHW#9

Program Matrikulasi IIP Batch #2 Sesi #9 BERUBAH ATAU KALAH Barang siapa hari ini LEBIH BAIK*dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang *BERUNTUNG Barang siapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah term I long orang yang MERUGI dan Barang siapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA" – HR Hakim Berubah adalah sebuah keniscayaan bagi kita semua, karena kalau anda tidak pernah berubah, maka sejatinya kita sudah mati. Maka dengan membaca Nice Homework #9 ini, kami bangga dengan banyaknya ide-ide perubahan yang sudah teman-teman tuangkan dalam tulisan. Kebayang tidak, andaikata dari seluruh peserta matrikulasi Ibu Profesional ini menjalankan langkah pertama perubahan yang sudah dituangkan dalam ide-ide di NHW#9, akan muncul berbagai perubahan-perubahan kecil dari setiap lini kehidupan. Andaikata hanya 10 % saja yang berhasil menjadikan ide perubahan ini menjadi sebuah gerakan nyata, maka sudah ada sekitar 100 lebih perub...

Semua anak adalah bintang

_Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang sesi #7_ *SEMUA ANAK ADALAH BINTANG* Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering “membanding-bandingkan” pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.   *BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN* Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, ✅ “ *Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?*" bukan dengan kalimat  ❌ “Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?” ❌ ”Mengapa kamu tidak seperti adikmu?”  Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan “ _mental jawara_” anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya....

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...