Langsung ke konten utama

Tantangan 30 hari ? Yeay Aku bisa

 Pertama ngerasa atau sadar suka ngelakuin tantangan sekian hari itu di challangenya IG @growupmom.
 Bulan itu ikut lebih dari 2 macam challange sepertinya. Lalu sekarang, sampailah dikelas kepompong nya bunda cekatan.. Yang mana ada puasa pekanan dan tantangan 30Hari.
.
Dari 2 challange itu. Diketahuilah bahwa diri ini lebih suka mengerjakan tantangan yg rentang waktunya lebih singkat. Yaitu pekanan (walau tantangan adl puasa dari "hal buruk" yg menghambatku.
.
Dari sebulan diterpa 2 challange dalam keadaan Menjadi kepompong.. Akhirnya:
.
#terabaikan lah beberapa kelas yg tadinya masih diusahakan..
#bahwa, bener banget ni kata bu Septi, bahwa jika ingin merubah sesuatu. Ya mulailah dari diri kita sendiri.  Itu effort less tapi tetep ber effort.. Hee..
Krn kadang rasa lelah + sendirian itu lebih menyiksa, dibanding lelah rame rame..

 Apasih..
Ok lanjut.
#jadi punya 1 langkah awal , pembuktian bahwa aku bisa- dan bisa lebih baik.

# Sadar, bahwa JELAS GA ADA HAL KECIL YANG REMEH / SEPELE.

jadi,
dimanapun level kita saat ini, ya.. Lakukan yang terbaik disini..
###
Membuat kandang waktu, (membuang yg tak perlu)
Tidur awal yang ternyata bisa jadi sumber kebaikan.
Mengutamakan yang utama,
Menyelesaikan "ketidak sukaan yang penting" diawal waktu

Aah ternyata hampir semua tantangan pekanan ku adl perkara waktu

Lalu
Tantangan 30 Hari yang mungkin teramat remeh dan kecil dimata seseorang (kamu mungkin, namun terasa ya inilah langkah awalku yg aku butuhkan.

Ya,
ternyata sebuah tujuan yg besar perlu langkah langkah kecil penggeraknya.

Seperti yg terjadi saat ini.
Sebuah perubahan kebiasaan mendunia, yang disebabkan oleh hal yg ribuah kali lebih kecil dari bakteri. Yaitu virus.

Tak berarti saya lemah ketika lakuku dimatamu remeh.

Dan sekarang saya faham
 Kenapa Allah dan rasullnya lebih menyukai perkara kecil yg dilakukan terus menerus.


Jika kamu disana lupa dan tak paham lagi.

Lakukanlah tantangan
Berhenti dari kebiasan burukmu 1 pekan. Diulang atau diganti tiap pekan selama 4 pekan.

Lakukanlah kebiasan baik yang kecil saja. Yg sangat mungkin kamu bisa lakukan. Yg mana itu adl caramu.mencapai tujuan besarmu.
30 hari.. ( ya, kamu bisa. Seberat apapun kondisimu)

Dan ketika kamu merasa lelah dan sendiri.

Ingatlah sebuah ayat dimana Allah akan menilai setiap dari apa yg kita lakukan. Sekecil apapun.  

Lalukan lah kembali tantangan ini.

Hanya jika kamu lupa.

Eh ko kamu enggan?

Maka aku tanya:
Mau Buat apa waktumu itu?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

Si dia Tak suka Durian

Jadi setelah 6th pernikahan kami.. baru diakuilah bahwa saya bukanlah cinta pertama nya.. (yg masih hidup) Ada dia.. yg memang sejak awal sudah saya rasakan bahwa suami ada hati.. tapi memang tak pernah diakui.. Setelah diakui dan diyakinkan akan sebuah hakikat.. Maka itu sudah bukan masalah lagi.. Dan kemudian saya pun mengetahui bahwa si dia tak suka durian.. Wuahahaha .. benar2 busa lucu berat jika Allah menyatukan kami bertiga.. Suami akan memiliki 1 wanita yg penikmat durian.  Dan 1 lagi wanita yg tak suka durian..  Banten, 11 September 2017 12:57wib #ibuJugaGaSukaDurian #CeritaLucuAtauCeritaPerih ?? #MyHeart #bundaLazera #ODOPfor99Days 2017 #Day6

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠🏡RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN🏡 oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...