Langsung ke konten utama

Enam bulan membangun Satu karakter

 Pertama kali ngobrol Live online bareng tetangga membahas tentang tujuan, boost, dellay, juga risk proyek yang akan kami bangun. 


Dan luar biasa bagi saya punya leader yg cekatan. Sepertinya mba Restu ini beneran lulus sempurna di kelas bunda cekatan. 


Yup kami di beri usulan jadwal diskusi tiap jumat, dg anggapan seluruh pengghuni co housing ibu dan anak cluster 4 ini sudah menyimak video live ibu / founding mother di FBG. 


Alhamdulillah jadwal yg diidamkan pun tercipta dg berbagai drama kami semua.. Ada yg tiba2 ada jadwal live di regionalnya, dll dll.. MasyaAllah.. 


( mungkin ini salah satu titik sampai kemudian saya memilih 1 karakter  yg akan dibiasakan )


Baik, lanjut ya.. 


Krn onlinenya Live .. Waktu 1jam beneran bisa menghasilkan apa yg di rencanakan.. 


Diawali dari info leader terkait ternyata proyek kami perlu perubahan krn tidak bisa berbasis medsos . 


Maka kesimpulan2 bermunculan.. 


Yg biasanya kejelasan proyek yg dicari dulu.. Bahkan tujuan dulu yg ditetapkan.. Kami justru baru bisa masing2 bersuara dari boost atau karakter emosi atau karakter kinerja yang akan mendorong proyek kami ini berjalan lebih cepat.. 

Yup mungkin ini anomali, namun efektif dikami saat itu. 


Lanjut bertemu dellay atau karakter penghambat yg ternyata lebih susah mencarinya meski sudah mencoba mencari kebalikan dari boost.. 


Dan didalam dellay ini ternyata ada beberapa yg kemudian kami kategorikan sebagai risk.. Krn amat berbahaya hingga bisa menghentikan proyek kami ini.


Nah saat kami ulik lagi nih proyek apa yg akan kami buat yg g pakai medsos 

Maka secara otomatis diskusi berasa makin hidup.. Tujuan dan bahkan nama pun segera lahir.. 


MasyaAllah tabarakallah... 

HexaKidsCulum


Nah proses pemilihan 1 karakter yg akan dilakukan semala 6 bulan ini, untuk saya adl proses yg membuat 1x berpindah keputusan.. 

Dari yang memilih konsisten setelah pelik menginginkan percaya diri, empati dan tepat waktu krn ingin membangun karakter baik itu semua.. 


Lalu beranjak berfikir dan merasa2 kembali.. Karakter apa nih yg benar2 akan saya jalankan selama 6 bulan ini dan itu adl karakter urgen yg harus saya miliki.. Aaah memilih 1 dari 9 karakter baik itu.. Menyusahkan juga ya.. 


Alhamdulillah dari kesusahan hati itulah saya mantap memilih karakter ini.. 


Yup, sebenarnya ini pun mimpi/ cita2 ya. Krn saya biasanya setengah2.. 


Jadi, ini sulit. Namun layak. 


Saya pun mulai menerapkannya hari ini (27/10/20) sehingga saya bisa dg santai menulis jurnal ini. Selesai dg cucian dan jemuran, lanjut yg lain. Hahaha.. 


Alhamdulillah.. 


Ingatlah wahai diri.. 

Allah berfirman di QS Al Insyirah ayat 7 

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

So, ketika Allah sudah berfirman...maka itu PENTING.


Bismillahirrohmanirrohiim.. 

(((((di IG saya beri hastag #6BulanBangun1Karakter)))))

Oh ya inilah karakter2 yg ingin kami bangun bersama saat membangun HEXAKIDSCULUM



Semoga Allah Ridho

Aamiin.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

Si dia Tak suka Durian

Jadi setelah 6th pernikahan kami.. baru diakuilah bahwa saya bukanlah cinta pertama nya.. (yg masih hidup) Ada dia.. yg memang sejak awal sudah saya rasakan bahwa suami ada hati.. tapi memang tak pernah diakui.. Setelah diakui dan diyakinkan akan sebuah hakikat.. Maka itu sudah bukan masalah lagi.. Dan kemudian saya pun mengetahui bahwa si dia tak suka durian.. Wuahahaha .. benar2 busa lucu berat jika Allah menyatukan kami bertiga.. Suami akan memiliki 1 wanita yg penikmat durian.  Dan 1 lagi wanita yg tak suka durian..  Banten, 11 September 2017 12:57wib #ibuJugaGaSukaDurian #CeritaLucuAtauCeritaPerih ?? #MyHeart #bundaLazera #ODOPfor99Days 2017 #Day6

RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN

⁠⁠⁠⁠⁠🏡RUMAH, SEKOLAH dan PENDIDIKAN🏡 oleh : Septi Peni Wulandani Usai Libur lebaran, ternyata tidak membuat redup semangat para Fasilitator Nasional Ibu Profesional untuk kembali belajar, belajar dan belajar. Saat diskusi dengan para Ibu  Profesional di kelas fasilitator nasional Bunda Sayang #1, salah satu topik yang kami bahas adalah mengapa saat ini banyak orang yang berpendidikan tinggi, tetapi perilaku ilmiahnya rendah. Seperti mudah sekali mempercayai berita hoax, menyebar ujaran kebencian, melakukan plagiasi tulisan/hasil karya orang lain, mudah sekali menyebar broadcast yang diawali dengan kalimat "copas dari grup sebelah" tanpa melihat kebenaran isi suatu berita dan tidak tahu sumbernya dari mana. Salah satu kesimpulan yang kami ambil saat diskusi tersebut adalah ternyata antara  pendidikan dengan  institusi sakralnya yaitu sekolah atau rumah sedang berpisah ranjang. Tidak banyak sekolah yang menerapkan proses pendidikan yang benar di dalamnya, hanya ...