Langsung ke konten utama

Postingan

Rumah impian bundanya anak HS usia Sebelum Aqilbaligh

Membayangkan, bahagianya tinggal disini..  Rumah dg energi mandiri, pangan mandiri.. Berasa selesai dech kami dg diri..  Tinggal perkaya pengalaman anak2  Krn itulah passion yang saya pilih untuk bisa tinggal dan produktif (semenentara, simulasi di hexagon city ini) Membawa diri berbinar , berbahagia, tersemangatkan ketika membersamai anak2 diusia Sebelum aqil baligh ini..  Rumah dg ruang tengah sebagai pusat "berproduktif diawal"  Itu sebenarnya dari pengalaman bunda masuk ruang perpus di lp3i bc tegal dulu..  Ada meja bulat dan kotak yg duduknya lesehan ( g pake kursi ), dikelilingi buku2 jendela dunia.. Ruangan yg bisa di set gelap terangnya, untuk nonton serial favorit atau video yang lagi bikin penasaran banget mungkin, rungan yg bisa buat live berbagi juga kenapa disini saya bilang awal? Ya karena sholat kami , dzikir, doa pagi, tilawah, halaqah/ liqo kami bermusyawarah, belajar mengajar mengaji ya disini...  Lanjut ke ruang2 diluar ruang multime...

Aliran rasa ikut bunda cekatan angkatan pertama

Perjalanan di bunda cekatan itu, adalah 6 bulan yang bikin beneran tau cara menjadi cekatan di suatu bidang. Iyaa... Bidang apapun itu. Keren banget , ibu Septi merancang dan mempraktekan ini bersama kami semua,,, mahasiswi buncek angkatan pertama.. Dari yang awalnya penasaran aja.. Lalu menjalani sekedarnya... Lalu melihat lingkungan yang tenyata begitu menggelora sehingga saya pun terbawa gelora itu.. Gelora untuk sayang banget kalau aku terus2an terlena dg waktu dan kenyamanan semu. 1 masa yang panjang memang, untuk saya sadar bahwa sayapun istimewa, sayapun punya yang dibisa. Lalu bertemu mentor yang saya pilih sendiri krn melihat dari luar, apa yang beliau miliki mirip dg yg Allah anugrahkan ke saya.. Dan benar saja.. Menetapkan diri untuk tidak malu, bahwa saya baru mampu ditahap ini , itu adalah suatu poin terbesar saya saat " merayakan sebuah kesalahan / false celebration " Bahkan bu Septi memikirkan kami yang gagal, agar tetap bisa berselebrasi.. ...

Warnaku pekan ini

Menikmati Sekali proses melangkah  kecil ini, sehingga senang akan ketagihannya berbuat baik Tak risau dg penilaian orang yang mungkin sangat tak paham. Mari bersinar..menjejak di waktu yang Allah beri rahmat..  Yes, i can Alhamdulillah Next? InsyaAllah i can more

Pekan ke 6 di buncek , berasa pekan pertama ngejurnal.. Dan itu menyenangkan..

Alhamdulillah setelah ikrar pekan kemarin.. Pekan ini dikasih tamplate jurnal yang bikin nagih , untuk mengisinya..  Bisa menyelesaikan target itu amat menyenangkan. Dan bikin ketagihan.  I love u..  Mentor yang mendukung proses menjadi baik , dg skala kemampuan kita, bikin akhirnya saya merasakan kebahagiaan ini..  Alhamdulillah..  Maka benar adanya.. Ketika kita sudah bahagia krn berhasil membahagiakan.  Maka ketika ada yg merasa kita belum baik. Saya baik baik saja. Tidak kemudian snewen/ mood down..  Krn saya tau , saya sedang berproses dan sedang di titik apa untuk menuju titik yang mana.  Yes. Bergerak kecil yang mungkin orang tak kan nampak.  Ternyata membuat saya bergerak menuju ke tujuan.  Tidak membuat saya down krn tak berhasil mencapai target kemudian diam berkhayal saja. Yang memuat saya justru menjauhi tujuan yang diingini.  Fokus pada kesuksesan hari ini , kuncinya apa? Dan mau s...

Merayakan kesalahan dalam proses membersamai anak

Ahli menyalahkan diri.. Sebuah sebutan yang sering suami nobatkan kepada saya. Dan saat diminta melihat Action plan yg dibuat 2 pekan lalu.. Benar saja.. Kali ini saya benar2 merayakan sebuah kesalahan... Bedanya.. Jika sebelumnya , Setelah penobatan sebuah keahlian menyalahkan diri , diikuti sebuah tuduhan lainnya yang memang benar.. Tak tau kelebihan apalagi solusi.. Maka yang terjadi.. Makin menderu lah tangis dalam hati.. Ok. Setelah ngobrol dg mentor. Dan sejalan dengan yg saya rasakan kemarin, saat sudah harus melakukan sebuah challange 30 hari bermain bersama anak.. Yang mana sudah "berjanji" untuk konsisten.mengikuti ini.. Iya. Hari pertama itu sunguh seru.. Yang pertama sungguh paling mengenang.. Maka 1. Saya akan buang rasa malu , karena saya baru mampu di tahap ini. 2. Saya akan bersunggih sungguh belajar konsisten dalam 1 amal yang mungkin "kecil" dimata emak2 anak homeschooling lainnya. Atau mungkin dimata orang terdekat (asumsi sa...

Bersama menjadi berarti

Kali ini, di kelas kupu kupu Bunda cekatan, Kita disuruh chek in, konfirmasi ulang Bagaimana kebersamaan kita antara mentee dan mentor.  saya sendiri yang tidak menjadi mentor untuk kali ini hanya menjadi Mentee, bahagia sekali, Allah menetapkan saya pada titik fokus ini.  saya bertemu seorang mentor yang merupakan pelaku homeschooling di mana anak2 kami seusia, sehingga saya bisa bercermin dengan beliau , bisa belajar, bisa diingatkan akan pentingnya membersamai anak-anak jiwa dan raga. Dimana hal itu menjadi suatu tantangan yang belum bisa saya Taklukan hingga sekarang. tapi bersama Beliau saya menjadi percaya bahwa saya bisa karena beliau pun bisa. Terimakasih untuk masih bersedia menjadi mentor saya. Dg jadwal yang sudah kita "yes" kan Krn kecakapan ini perlu praktek. Mari kita praktekan.

Membuat action plan

Judulnya aja udah action .. Artinya aksi. Yang jelas erat kaitannya sama kata2 "Lakukan" Sebenernya libur kelas buncek bikin buyar atau lupa sama map yang udah dibuat.. Sampai2 ketika ditanya pengen ahli apa?? Jawaban sebenarnya adalah. MENJAHIT Sebuah "pengen ahli" yang di ingini sejak usia smp hingga kini.. Jadi.berasa ingin memanfaatkan moment ini.. Namun apa yang terjadi.. ? Hal.pertama yg menjadi prioritas saat ini.adalah bukan.itu ternyata.. Ya, menjadi fasilnya anak2 itu adl sebuah keniscayaan yg memang saya ingini juga dulu.  Hanya saja tak tau harus bagaimana melangkah, dan bersama siapa? Sehingga menjadi fasil ini. Yang masih menjadi prioritas. :'( agak sedih sih. Jika.mengingat sudah sepuluh tahun lebih waktu yang saya siaka... Baik.. Lanjut Beberapa target yang ingin dicapai... Sebagai pengingat, jiga penguat.. Semangaaat... Nah menambah semangat.. Ada langkah2 yg juga perlu di susuun... Duub berasa dipaksa jadi manusi...