Langsung ke konten utama

Teman baru bundanya anak Homeschooling

Yeay.. Punya data di saat deadline pengumpulan tugas buncek itu.. Berasa dikasih kesempatan untuk terus memberi manfaat ke diri, dan lingkungan.

Alhamdulillah terimakasih ya Allah.

Bisa mendengar dongen ka Peni yang ternyata kami sudah sampai di hutan pinus..

Camping, nyalain api unggun daan kenalan sama bunda cekatan di seluruh negri..

Oh iya. Jadi ingat ada yg ajak kenalan di Via WA.

Nah yg saya tulis ini adalah teman2 hasil berjelajah via anggota FBG jadi belum ke WA lagi..

😅

Memanfaatkan FB lagi setelah sekian purnama tak pakai dan baru desember lalu pakai untuk IP Saja.

Baik..
Karunia Allah sungguh. Memilih teman random yg ternyata beliau juga bundanya anak HS yg fokus makanan utama desain.. Ada juga Yang ternyata berasa di belahan bumi lain diluar Asia. Ada juga yg ternyata teman 1 Regional. 😅


Namanya 1 jiwa .. Ketika mengajak ngobrol.
Juga serasa memang 1 keluarga.. Dilingkaran itu..

Ada benih2 merasa. Iya dech. Ini juga yg saya butukan.
Baik nanti , seperti kata ka Peni
Juga sekarang.. Silaturahim. Berjejaring menambah rizki.. Aamiin..

Berikut rangkuman teman2 balu bunda.

(insyaAllah akan terus bertambah, seiring waktu. ,aamiin)



Dan disini adalah grafik kelas tervaforit versi teman2 balu bunda..
Masih pendek2.. Dan ternyata ada yg kembar.. Seru memilih teman baru secara random ini..

Alhamdulillah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

kebahagian

jika ayahnya Lazera tersenyum bahagia karena tontonan dia di youtube menginsirasinya... saya,bundanya Lazera alhamdulillah bisa terseyum bahagia ketika bertekad tak mau kalah dg lelah.. lalu menyapu membereskan rumah yg lantainya bertebaran pasir patai.. sambil menunggu anak2 mendapat keputusan siapa yg mandi duluan, dg cara main kertas guting batu bertiga...  dari yg tiap pemenang scornya dihitung dan diigat aurora lalu ia lupa sampai kemudian mencatat scorenya di papan magnetik ... tersenyum bahagia mendengar tawa zea yg mengaggap langit lucu... saya bahagia krn Allah mengijinkan saya mendengar dan merasaka atsmosfir ini dari lelah yag begitu ingin tidur  ..marah krn tak nyaman dg bau badan anak2 yg belum pada mamdi dan merekapun tak nyaman.. krn kami semua capek krn perjalanan kemarin... sampai marah juga ke ayah yg menoton. hahahaha dan tawa zea pun Allah jadikan pemecah keluh ini.. alhamdulillah.. trimakasih y Allah.. ayahpun menyapaikan ajakannya agar kita pind...

lanjutan NWH#3

b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing. Aurora : penyayang, suka banget menolong,perfecsionis, suka aturan, bertanggung jawab, pemaaf Zea : Penyayang.... gadis yang lembut, suka keindahan, pandai merapihkan, daya ingat yang tajam, mudah menghafal Langit : berpendirian kuat, mudah memaafkan, senang berbagi mereka meiliki rasa ingin tau yang tinggi    c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki. potensi diri : berfikiran terbuka, mudah menyesuaikan diri, mudah memaafkan, ingintau banyak tentrang hal yang berkaitan dg tujuan karena Allah ingin menjadikan diri saya istri yang dg mudah taat dg suami dan ingin menjaga fitrah anak2 (dgn saya menerima konsep membangun peradaban dari rumah) d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, ...

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9

Matrikulasi IIP batch #2 sesi #9 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena “mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. L...